Tampilkan postingan dengan label Berita Hari Ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Hari Ini. Tampilkan semua postingan
Warga Semper Peluk Djarot dan Membolehkan Ahok Datang

Warga Semper Peluk Djarot dan Membolehkan Ahok Datang

Blusukan saat kampanye calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat ke RT 06/RW 06 Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, disambut meriah warga. Bahkan, warga membolehkan jika Gubernur DKI non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok datang ke wilayah tersebut.

"Ini saya tanya, kalau misalnya Pak Ahok ke sini, boleh enggak," tanya Djarot ke warga Semper Timur, Sabtu (19/11/2016).

"Boleh," teriak warga kompak, sambil menunjukan simbol dua jari, kepada Djarot.

Kedatangan Djarot menarik perhatian bapak-bapak atau ibu-ibu warga setempat yang sedang beraktivitas berbagai kegiatan di depan rumah. Djarot sesekali menghampiri untuk bersalaman, berbincang, dan meladeni foto bersama warga. Suara-suara dukungan memang kerap terdengar saat Djarot kampanye di wilayah ini.

Seorang pria lantas menghampiri Djarot, dan meminta Cawagub DKI nomor pemilihan dua itu untuk maju terus di Pilkada DKI.

"Hidup nomor dua, lanjutkan Pak. Jangan takut," teriak pria itu. "Tidak pernah takut," jawab Djarot, sambil mengangkat tangan.

"Semangat Pak," ujar pria itu, lalu menghampiri Djarot untuk meminta foto bareng.

Saat Djarot hendak pulang dari kawasan itu, bahkan seorang pria yang disapa Djarot secara mengejutkan memeluk Djarot. Momen itu sempat membuat kaget relawan dan pengawal Djarot. Ternyata, selagi memeluk, pria itu sambil mendoakan Djarot.

"Enggak apa-apa, aku didoain," ujar Djarot tersenyum. Kedatagan Djarot memang disambut antusias warga setempat.

Dalam kunjungannya ke Semper Timur itu, Djarot menjanjikan, jika dirinya aktif lagi sebagai Wagub DKI setelah cuti kampanye, akan menindak lanjuti untuk membenahi kawasan tersebut. Djarot menjanjikan pengerukan drainase dan perbaikan jalan di atas drainase tersebut. Bahkan, dirinya berniat agar kawasan itu punya Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Ia ingin lahan bekas rumah yang terbakar, dijadikan RPTRA.

"Ini kan habis kebakaran, sudah ber tahun-tahun tidak dibangun oleh sebab itu kita sampaikan kepada RT nya, kepada warganya, sebaiknya dijual saja, kami ganti. Sehingga nanti kita bisa gunakan untuk RPTRA sekaligus di situ juga bisa untuk lapangan bola, bulu tangkis. Kita perbanyak ruang terbuka hijau," ujar Djarot.

http://megapolitan.kompas.com/read/2016/11/19/20463401/warga.semper.peluk.djarot.dan.membolehkan.ahok.datang

Warga Semper Peluk Djarot dan Membolehkan Ahok Datang


Djarot Heran Panwaslu Larang Dia Masuk Mushala, tetapi Diam Saat Ada Penghadangan

Calon wakil gubernur petahana DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, sempat dikira hendak berkampanye di sebuah mushala di kawasan RT 06 RW 06, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, oleh seorang anggota Panwaslu yang mengawasi kampanye Djarot. Setelah kampanye, Djarot kembali mengungkit kejadian itu. Djarot mempertanyakan reaksi anggota Panwaslu itu, yang berbeda ketika ia mendapat penolakan dari massa yang bukan warga sekitar.

"Saya bilang, saya juga pernah kan ditolak di sini, di Kalibaru, kenapa enggak pernah diproses? Saksinya banyak, buktinya ada, orangnya (yang menolak) kelihatan, iya enggak?" kata Djarot, di lokasi, Sabtu (19/11/2016).

Terlebih lagi, kata Djarot, pada kejadian di Kalibaru, saat penolaknya dihampiri, ternyata mereka bukan warga setempat.

"Saya ajak ngomong, bukan warga situ, dia warga RW 7, (sedangkan) kami ketemu (warga) RW 1, iya enggak?" ujar Djarot.

Untuk itu, ia berharap Panwaslu juga proaktif untuk kejadian-kejadian penolakan terhadap dirinya.

"Maksud saya itu, proaktif. Kalau enggak proaktif, bagaimana?" ujar Djarot.

"Makanya, lucu banget, masa saya masuk mushala enggak boleh. Lah, kalau saya shalat bagaimana? Nah, boleh toh, kalau misalnya aku bantu situ, boleh enggak, ketika saya aktif (perbaiki mushala)," ujar Djarot.

"Kami akan meninggikan (mushala) itu, dan untuk mengeruk itu nanti ini ketika saya aktif akan saya tindak lanjuti, boleh enggak begitu? Ya boleh, makanya lucu banget begitu," ujar Djarot.

Djarot juga menyatakan dirinya tidak kampanye atau menawarkan visi dan misi di dalam mushala.

"Makanya, kalau saya dateng ke situ ada emblem-emblem nomor dua, (atau) saya menyampaikan visi-misi di situ, ya enggak boleh," ujar Djarot.

http://megapolitan.kompas.com/read/2016/11/20/05343921/djarot.heran.panwaslu.larang.dia.masuk.mushala.tetapi.diam.saat.ada.penghadangan
Jadi Tersangka Penerima Suap Rp 1,9 M, Berapa Kekayaan AKBP Brotoseno?

Jadi Tersangka Penerima Suap Rp 1,9 M, Berapa Kekayaan AKBP Brotoseno?

AKBP Brotoseno telah ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dari pengacara yang mengaku terkait pihak berperkara. Dia diduga menerima suap Rp 1,9 miliar guna penanganan perkara dugaan korupsi cetak sawah. AKBP Brotoseno diketahui pernah menjadi penyidik KPK. Sebagai penyidik, maka dia wajib melaporkan kekayaannya sesuai dengan UU No 28/1999.

"Kalau sudah lapor, pasti ada (laporannya). Saya juga tidak hafal," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi di Plaza Festival, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat malam (18/11/2016).

Melalui situs resmi KPK yang ditengok detikcom, Sabtu (19/11) tercantum Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atas nama R Brotoseno senilai Rp 724.400.000 di tahun 2011. Total kekayaan Brotoseno meningkat dari tahun 2010 yakni Rp 278.875.183. Di tahun 2011, dia tercatat memiliki harta tak bergerak berupa tanah seluas 250 meter persegi di Jakarta Timur senilai Rp 525.000.000. Sementara pada tahun sebelumnya harta tersebut belum ada.

Pada tahun 2010, Brotoseno melaporkan kekayaan berupa mobil Toyota Corolla Altis senilai Rp 130.000.000. Sedangkan di tahun berikutnya, dia tercatat memiliki Toyota Fortuner senilai Rp 310.000.000.

Brotoseno melaporkan kekayaan berupa logam mulia di tahun 2010 yang nilainya Rp 12.000.000, angka itu meningkat di tahun berikutnya menjadi Rp 13.000.000. Sementara itu di tahun 2010 dia memiliki batu mulia senilai Rp 28.000.000, di tahun berikutnya sudah tak dimiikinya lagi.

Brotoseno memiliki giro setara kas sebanyak Rp 130.000.000, meningkat tipis dari tahun sebelumnya yakni Rp 129.537.494. Namun di tahun 2011, dia memiliki utang pinjaman uang sebesar Rp 253.600.000 dan utang kartu kredit senilai Rp 9.000.000. 

http://news.detik.com/berita/3349125/jadi-tersangka-penerima-suap-rp-19-m-berapa-kekayaan-akbp-brotoseno



Jadi Tersangka Penerima Suap Rp 1,9 M, Berapa Kekayaan AKBP Brotoseno?KPK: AKBP Brotoseno Harus Diproses Meski Anggota Polri
AKBP Raden Brotoseno ditangkap karena dugaan menerima suap senilai Rp 1,9 miliar. Brotoseno yang sempat menjadi penyidik KPK ini terima suap terkait penanganan perkara dugaan korupsi cetak sawah di Kalimantan.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, proses hukum harus tetap berjalan terhadap Brotoseno. Basaria yang juga berasal dari institusi Polri ini menyatakan hal tersebut karena sudah merupakan kesepakatan bersama.

"Kita sudah sepakat, siapa pun itu kalau memang ditemukan apalagi tertangkap tangan, ya harus diproses. Biar pun dia anggota Polri, harus diproses," kata Basaria di sela acara Konser Suara Antikorupsi di Plaza Festival, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/11/2016) malam.

Basaria mengatakan hal tersebut ialah komitmen bersama. Ia menambahkan, sebagai anggota Polri dan mantan penyidik KPK semestinya, Brotoseno menjadi contoh bagi masyarakat.

"Ya kita punya pemikiran, apalagi pernah jadi penyidik KPK. Kita punya pemikiran, mereka menjadi contoh. Tapi kalau sudah terjadi sekarang, ya harus kita proses," ujar Basaria yang berpangkat Brigadir Jenderal ini.

Brotoseno ditangkap bersama polisi berinisial D karena menerima duit dari pengacara berinisial HR. Duit yang diterima Brotoseno Rp 1,9 miliar dari total Rp 3 miliar yang dijanjikan pengacara. Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto mengatakan HR memberikan uang kepada penyidik dalam dua tahap selama kurun Oktober dan awal November tahun ini. Duit ini, terkait perkara dugaan korupsi cetak sawah di Kalimantan periode 2012-2014. Tujuan pemberian duit agar penanganan perkara yang didampingi pengacara berinisial HR diperlambat.

AKBP Brotoseno dan D ditangkap Tim Saber dibantu tim Pengamanan Internal (Paminal) pada Jumat (11/11) pekan lalu. Keduanya terancam sanksi etik dari Mabes Polri.

"Untuk 2 anggota tersebut, kita kenakan UU internal pelanggaran kode etik profesi. Pasal 7 dan Pasal 13 terhadap peningkatan citra dan kehormatan Polri, serta anggota Polri dilarang melakukan KKN dan gratifikasi," kata Karo Penmas Mabes Polri Kombes Rikwanto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/11).

Bareskrim Polri telah menahan Brotoseno di Rutan Mapolda Metro Jaya. Sementara pengacara inisial HR dan perantara inisial LM yang ikut ditangkap saat ini sudah ditahan di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. 

http://news.detik.com/berita/d-3349115/kpk-akbp-brotoseno-harus-diproses-meski-anggota-polri
Tertinggi di Survei LSI Denny JA, Timses Anies-Sandi: Pekerjaan Belum Usai

Tertinggi di Survei LSI Denny JA, Timses Anies-Sandi: Pekerjaan Belum Usai

Elektabilitas pasangan cagub-cawagub DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno berada di urutan tertinggi berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA. Tim Pemenangan Anies-Sandi mengapresiasi hasil survei tersebut. Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mardani Ali Sera mengatakan meski elektabilitas pasangan nomor urut 3 itu tinggi, mereka tetap harus bekerja keras untuk memenangi Pilgub DKI 2017.

"Alhamdulillah LSI sudah merilis dan mengapresiasi. Kita tetap membumi bahwa itu kabar gembira, tapi pekerjaan belum selesai. Tiga bulan ini bukan waktu yang pendek dalam politik. Satu hari saja panjang sekali," kata Mardani saat dihubungi detikcom, Jumat (18/11/2016).
Tertinggi di Survei LSI Denny JA, Timses Anies-Sandi: Pekerjaan Belum Usai


Kendati saat ini berada di posisi teratas berdasarkan survei LSI, politisi PKS itu tidak lantas ingin berpuas diri. Ia mengatakan bakal tetap waspada dalam menjalani tahapan Pilgub.

"Alhamdulillah kita syukuri dan membuat kita mawas diri serta waspada," ungkapnya.

Dari hasil survei LSI yang dilakukan periode 31 Oktober-5 November 2016, elektabilitas pasangan Anies-Sandi berada di urutan pertama dengan 31,9 persen. Sedangkan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni ada di peringkat kedua dengan 30,9 persen. 

Pasangan petahana Ahok-Djarot berada di posisi paling buncit dengan elektabilitas 10,6 persen. 

Survei terbaru LSI Denny JA dilakukan dengan metode multistage random sampling. Jumlah responden sebanyak 440 orang, dengan wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner. Margin of error kurang lebih 4,8 persen 

http://news.detik.com/berita/3349129/tertinggi-di-survei-lsi-denny-ja-timses-anies-sandi-pekerjaan-belum-usai
Gunakan Drone, Seorang Suami Tangkap Istrinya Berselingkuh

Gunakan Drone, Seorang Suami Tangkap Istrinya Berselingkuh

Seorang suami yang selama ini menaruh curiga istrinya telah berselingkuh, akhirnya berhasil membuktikannya dengan bantuan pesawat tanpa awak atau drone. Pria itu sebenarnya sudah lama menaruh curiga. Hanya saja, dia kesulitan untuk membuktikannya. Beberapa kali dia coba mengikuti aktivitas keseharian istrinya dengan mobil, namun tidak membuahkan hasil.

Lalu, tercetuslah ide untuk menggunakan pesawat tanpa awak tersebut.

Seperti dilansir Metro.uk, Rabu, 16 November 2016, pria yang dirahasiakan namanya tersebut menangkap basah penghianatan istrinya dengan menggunakan kamera pada drone. Setelah itu, sang pria lantas mengunggah video itu ke situs berbagi video YouTube dengan komentar yang menunjukkan kemarahan dan patah hatinya. Pernikahannya selama 18 tahun runtuh sudah. Video itu diunggah dengan akun bernama YAOG.

"Saya menggunakan drone untuk menangkap istri saya bertemu seorang pria di salah satu cabang swalayan di Amerika Serikat.”

"Dia selama beberapa minggu terakhir kerap keluar rumah dengan alasan ada pekerjaan di luar dan kemudian saya mendapat telepon dari seseorang yang mengatakan sesuatu sedang terjadi.”

"Aku mencoba mengikuti dia beberapa kali sebelumnya, namun gagal. Jadi saya mengambil pesawat tak berawak dan berhasil."

Gunakan Drone, Seorang Suami Tangkap Istrinya Berselingkuh


Dalam video itu terlihat drone merekam perjalanan sang istri ke sebuah tempat parkir dari sebuha bangunan, lalu terlihat sang istri merapikan dandanannya. Tak lama kemudian, sebuah mobil mini bus datang menghampiri.

Terlihat sang istri menghampiri ke pintu pengendara dan lalu berjalan ke arah pintu penumpang dan menaikinya.

Suami itu berkata bahwa dia menyebarkan video itu untuk mempermalukan tabiat buruk istrinya yang dicintainya lebih dari 18 tahun lamanya. Setelah menjadi viral, berbagai komentar pun berdatangan dari para netizen, yang kebanyakan mengutuk perbuatan istrinya. Namun, ada yang menganggap itu video palsu dan menuduh pria itu mencoba mendapatkan uang dari iklan untuk video tersebut.

Sejak diunggah ke YouTube, liveleak dan Reddit rekaman itu telah dilihat puluhan ribu kali.

https://dunia.tempo.co/read/news/2016/11/17/116820947/gunakan-drone-seorang-suami-tangkap-istrinya-berselingkuh#
Desmond Bantah Pernyataannya Menghina Nabi

Desmond Bantah Pernyataannya Menghina Nabi

Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa mengklarifikasi tuduhan Aliansi 98 yang melaporkannya ke polisi atas tuduhan menghina nabi dalam sebuah acara di stasiun televisi swasta.

"Itu menghina nabinya di mana? Dalam Islam kita percaya rukun iman dan salah satunya iman kepada rasul. Mukjizat Nabi Isa salah satunya menghidupkan orang mati," kata Desmond saat dihubungi, Rabu (16/11/2016) malam.

"Ahok dalam salah satu video pernah menyatakan Yesus itu Nabi Isa, atas dasar itulah saya mengatakan kenapa dia (Ahok) enggak minta untuk menghidupkan Rasulullah," kata Desmond.

KOMPAS.com/IHSANUDDIN
Ia mengatakan, sebagai penganut ajaran Nabi Muhammad, dia tak mungkin menghina Nabi Muhammad. Desmond menganggap pihak yang melaporkannya ke polisi tak memahami konteks pernyataan yang diucapkannya waktu itu.

"Pernyataan itu kan saya nyatakan sebagai bentuk kepercayaan saya sebagai Muslim kepada rukun iman," tutur politisi Partai Gerindra itu.

Selain itu, menurut Desmond, laporan yang dilayangkan kepadanya tidak tepat. Sebab, saat itu dirinya sebagai anggota DPR yang tengah berbicara di hadapan publik memiliki hak imunitas. Ia merasa tak ada yang dilanggar olehnya sebagai anggota DPR saat menyampaikan pernyataan tersebut.

Namun, Desmond mengakui bisa jadi pernyataannya itu disampaikan dalam situasi dan tempat yang kurang tepat. Ia tetap meyakini bahwa pelaporannya yang didasarkan pada Pasal 156 a KUHP tidak tepat. Sebab, sebagai seorang Muslim, dia menganggap tak mungkin menghina agama sendiri.

"Mungkin saya sampaikan pernyataan itu di tempat yang enggak tepat, makanya saya minta maaf ke seluruh kaum muslimin. Tapi saya tidak minta maaf ke pelaporan itu," ujar Desmond.

Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Bambang Sri Pujo, yang mewakili Aliansi Nasional 98. Laporan teregistrasi dengan nomor LP/1146/XI/2016/Bareskrim tertanggal 16 November 2016.  Desmond dianggap melecehkan Nabi Muhammad SAW karena pernyataan yang dilontarkannya dalam salah satu tayangan di stasiun televisi swasta.

Dalam acara yang ditayangkan secara langsung itu, Desmond menyindir Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sindiran itu terkait rencana Ahok menghadirkan ahli dari Mesir dalam gelar perkara kasus penistaan agama yang dituduhkan terhadapnya. Menurut Bambang, Desmond menyatakan, Ahok lebih baik membangkitkan Nabi Muhammad ketimbang mendatangkan ahli dari Mesir.

"Setelah dianalisis secara hukum, pernyataan Desmond ini kami anggap lebih berbahaya dari pernyataan Pak Ahok," ujar Bambang, di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (16/11/2016).

http://nasional.kompas.com/read/2016/11/17/08371481/desmond.bantah.pernyataannya.menghina.nabi
Ini Komentar Muhammadiyah soal Rencana Demo 25 November

Ini Komentar Muhammadiyah soal Rencana Demo 25 November

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum, HAM, dan Kebijakan Publik, Busyro Muqoddas, menilai, tidak ada urgensi aksi demo pasca-penetapan Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka.

Hal itu disampaikan Busyro terkait beredarnya kabar akan ada aksi jilid 3 pada 25 November mendatang.

"Lebih urgensi, lebih tepat, elegan, dan produktif untuk saat ini (adalah) dengan mengawal proses hukum selanjutnya daripada, misalnya, melakukan langkah-langkah lain," kata dia saat dimintai komentar soal rencana demo pada 25 November.

"Kami justru mengimbau masyarakat agar fokus ke pengawalan ke proses-proses selanjutnya," kata Busyro dalam jumpa pers di kantor PP Muhammadiyah di Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta, Rabu (16/11/2016). 

Busyro mengatakan, keputusan Mabes Polri dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sudah mencerminkan berjalannya proses-proses hukum.

"Pengumuman dari Mabes Polri itu tadi sudah mencerminkan berjalannya proses-proses hukum," ujar Busyro.

Selain itu, kata Busyro, langkah tersebut juga telah mencerminkan bahwa polisi mengakomodasi aspirasi masyarakat yang merasa terlukai rasa keagamaannya.

Busyro mengatakan, untuk saat ini, masyarakat tinggal mengawal proses hukum selanjutnya pasca-penetapan tersangka terhadap Ahok ketimbang melakukan langkah-langkah lain.

Bareskrim Polri menetapkan Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.

Ahok ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 156 a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

http://regional.kompas.com/read/2016/11/16/18033971/ini.komentar.muhammadiyah.soal.rencana.demo.25.november

Ini Komentar Muhammadiyah soal Rencana Demo 25 November


Muhammadiyah: Rencana Demo 25 November Sangat Spekulatif

Pimpinan Pusat Muhamadiyah tidak melihat demo jilid 3 akan digelar pada 25 November 2016 mendatang.

Apalagi, saat ini status Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus penistaan agama oleh Mabes Polri.

"Sampai saat ini saya kira PP Muhammadiyah tidak melihat, apa yang disebut rencana demo jilid 3 itu akan berlangsung," ujar Dahlan Rais, salah satu ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam jumpa pers di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro Yogyakarta, Rabu (16/11/2016).

Dahlan Rais berpendapat rencana aksi demo dengan massa yang lebih besar itu sangat spekulatif. Sebab, kasusnya sudah masuk ke ranah hukum dan saat ini Mabes Polri telah menetapkan status tersangka kepada Basuki Tjahaya Purnama.

"Kami masih beranggapan itu (rencana demo 25 November) sangat spekulatif, mari kita hindari yang sifatnya asumsi dan prediksi. Karena ini (kasus dugaan penistaan agama) sudah masuk ranah hukum dan saya kira masyarakat sudah menerima dengan baik," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta agar masyarakat Indonesia tidak perlu mengembangkan atau masuk ke berbagai macam prediksi, asumsi dan hal-hal yang serbaspekulasi dalam kasus ini.

"Kita tidak perlu mengembangkan berbagai macam asumsi, prediksi dan hal yang sifatnya spekulasi," tandasnya.

Selain itu, Haedar meminta agar semua elemen bangsa dan masyarakat jangan sampai terpecah belah gara-gara kasus ini. Sebab hanya akan kehilangan energi dan waktu untuk kerja-kerja produktif memajukan bangsa ini.

"Mari kita ciptakan suasana yang kondusif dan damai. Tidak perlu mengembangkan berbagai spekulasi politik, yang justru membuat kecemasan dan kekhawatiran dalam kehidupan berkebangsaan," pungkasnya.

http://regional.kompas.com/read/2016/11/16/18523941/muhammadiyah.rencana.demo.25.november.sangat.spekulatif
Gadis Ini Jual Keperawanan untuk Cari Biaya Perawatan Kakaknya yang Idap Leukemia

Gadis Ini Jual Keperawanan untuk Cari Biaya Perawatan Kakaknya yang Idap Leukemia

Kebutuhan akan uang dalam jumlah besar kerap mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal yang belum pernah terpikirkan sebelumnya. Hal itulah yang dilakukan Xu, seorang gadis berusia 19 tahun asal provinsi Yunnan, China. Dia belum lama ini mencoba menjual keperawanannya demi biaya pengobatan kakak laki-lakinya yang menderita leukemia.

Rasa putus asa Xu untuk mendapatkan uang membuatnya nekat naik ke dalam kereta api bawah tanah di kota Hangzhou sambil membawa sebuah papan yang sudah ditulisi. Isi tulisan itu intinya adalah dia bersedia memberikan keperawanannya kepada siapa saja yang mau membayarnya sebesar 200.000 yuan atau hampir Rp 390 juta.

Untuk mendukung niatnya itu, dalam papan yang sama, Xu mengatakan, dia memiliki sertifikat dari rumah sakit untuk membuktikan keperawanannya. Dalam papan itu, Xu menjelaskan, kakak laki-lakinya didiagnosa menderita leukemia tiga tahun lalu. 

Sebenarnya kakak Xu bisa menjalani operasi sumsum tulang belakang, karena ternyata sumsum tulang belakang Xu identik dengan milik kakaknya.

Namun, sang kakak pernah mengalami masalah dengan pencangkokan sumsum tulang belakang, sehingga untuk sementara dia harus menjalani perawatan intensif.

Gadis Ini Jual Keperawanan untuk Cari Biaya Perawatan Kakaknya yang Idap Leukemia


Perawatan ini tentu membutuhkan biaya, sementara kedua orangtua Xu sudah kehabisan uang untuk membayar biaya pengobatan putra mereka.

Sayangya, aksi Xu di atas kereta api itu kurang menarik perhatian penumpang. Satu-satunya yang tertarik adalah petugas keamanan yang kemudian membawanya ke kantor polisi.

Di kantor polisi Xu menjelaskan masalah yang membelitnya dan dia mengaku baru tiba di Hangzhou untuk mengumpulkan dana bagi kakaknya yang sakit itu.

Polisi menjelaskan kepada Xu, meski niatnya untuk membantu kakaknya sangat baik tetapi dia melakukannya dengan cara yang salah.

Kepada polisi Xu mengaku, cara yang ditempuhnya memang salah, tetapi dia terpaksa melakukan itu karena tak punya jalan lain.

Para jurnalis berhasil menemukan rumah sakit tempat kakak Xu dirawat. Pria itu sangat kurus dan lemah, serta tubuhnya dipenuhi bercak-bercak kehitaman.

Para dokter membenarkan, kondisi pria itu semakin memburuk , kuku tangannya sudah mulai lepas, dia tak bisa lagi mengeluarkan air mata, dan terjangkit beberapa penyakit lainnya.

Pria itu membenarkan bahwa dia adalah kakak Xu dan menambahkan, dia masih memiliki dua adik perempuan.

"Saya tak bisa membebankan biaya perawatan ini ke asuransi kesehatan saya. Saya pikir dia (Xu) mendengarnya dan pergi ke Hangzhou. Betapa bodohnya dia," kata pria itu.

Pria itu merasa sedih karena dia kini menjadi beban keluarga dan sekarang ingin pulang ke rumah sehingga adiknya bisa kembali bersekolah.

http://internasional.kompas.com/read/2016/11/16/11104091/gadis.ini.jual.keperawanan.untuk.cari.biaya.perawatan.kakaknya.yang.idap.leukemia